Dukun Cilik beraksi…

Setelah heboh di Tv berminggu-minggu, dan baca tulisan OpoNk jadi bingung ada saingan si Ponari juga.. Dewi Setiawati yang sama-sama berasal dari Jombang, kini sudah dipadati ‘pasien’nya huahaha.. ada apa ini? Heboh! Antara kasian karena pendidikan yang terganggu, si anak juga melayani 5000 pasien setiap harinya. Fuuuhhh… Ada juga yang rela ngantre sampe 2 hari, bahkan lebih. Percaya ga percaya.. Air Ponari ini pun dipatenkan agar tidak diambil oleh pihak asing menjadi PONARI SWEET! huehehe…

Ada juga yang terinjak-injak saat itu, berkah sekaligus musibah, entah sugesti atau benar-benar bisa menyembuhkan. Tapi masih ada ‘pasien’ Ponari yang tak sembuh. Celup-celup batu petir langsung sembuh si Dukun Cilik asal Jombang, Jawa Timur ini.. Setelah dua dukun cilik itu, lagi-lagi muncul Ibu Siti Nur Rohmah yang menemukan batu pualam berbentuk pipih. Ck..ck.. saya alih profesi sajalah.. haha.. :p

Advertisements

Kau dan Aku :)

WsPagi yang dingin. Masih saja aku berdiam diri di dalam mobil yang menghangatkanku.  Diluar hujan sangat deras. Berlari-lari kecil aku melintasi taman itu. Tempat kita pernah duduk berdua. Bahkan hujanpun enggan berhenti ketika aku duduk disana. Hah, tak tahan dengan dinginnya, kembali aku masuk ke dalam. Kukeringkan sisa air hujan yang menetes dari rambutku.

Tersenyum…

Kunyalakan mobil, kembali menarik diri ke dunia nyata. Tertawa.. Sungguh susah berada disini. Kemanapun ada saja tempat yang kita datangi. Di pojok meja itu, jalan itu, pantai itu, traffic light (ngapain ya kita? haha) hanya sekedar mencari suasana baru, ngobrol, berceloteh tentang panasnya hari ini, kegiatan hari ini, dan berjanji besok akan bertemu lagi. Padahal di tempat itu juga sering kuhabiskan waktu bersama teman-teman. Terasa sangat menyebalkan melewati jalan yang harusnya biasa-biasa saja. Tapi apa daya.. mau ke kampus, jalan itu, pulang kerumah lewat jalan itu.. Rasanya semua tempat pernah kita datangi.  Tak ada waktu untuk menghindar. Dan tak mungkin aku mendekam di kamar sepanjang hari. Karena sesungguhnya kau tak pernah pergi. Jadi kubiarkan saja sisa hari ini dengan hadirmu.

Aku hanya bisa tertawa pasrah, saat kau datang dan menciumku.

Ws

PS. HAPPY VALENTINE day ya kawan-kawan.. ^^v

DoLang (Dokter Petualang) 3- Last Chapter

The Show Must Go On.. Gyaaaaaaaaaa…. yang lebih membuat gila adalah supir Truk yang ga karuan-karuan nyetirnya. “Tobatlah kawan!!” kata teman saya berteriak diatas truk. Seakan bawa barang-barang dibelakang. Terombang-ambing, hujannya jg ga kenal ampun, lumayan jauh juga desa kami ke desa pusat tempat acara malam diadakan. Fiuh, setelah setengah jam main rollercoster, akhirnya sampe juga kami ditempat acara dengan basah kuyup dan pucat pasi. hahaha

More

Thanks..

in a deep sadness.. Some people said : Let me knOw just how u  feel..

People think they know, but they know nothing.. then

i  Stumble..

i was sick for a while…

no one can feel my pain.. no one..

uh..just lets me shut my mind up

i can take on whatever is coming tomorrow even if its something horrible i will welcome it with a smile. 🙂

Thank you to everyone who have always stood by me..

DoLang (Dokter Petulang) 2

Karangasem dikala tak gersang..

Karangasem dikala tak gersang..

Day 3

main-main duluHoaaaahm.. pagi ini agenda kami adalah Pemasangan Tugu, Penyuluhan ke SD dan Penelitian. Sebelum itu kami menyempatkan diri mencari keringat sebentar, bermain futsal dengan bola voli di lapangan desa terdekat. hehe. Menyenangkan, itung-itung mepererat kami dengan suasana desa, sehingga membuat kami semakin betah.

gali lubang tugu euy..Kegiatan sebelumnya adalah menggali lubang, untuk pemasangan tugu sebagai tanda mata meninggalkan jejaka-jejaka eh? jejak-jejak manis kami di desa itu. 🙂

ini lho tugunya.. maav, nutupin dapil Caleg.. peace^^

KERSOSKES XXV

Setelah menimba air untuk mandi, dimulailah kegiatan MCK masing-masing untuk bersiap-siap menuju SDN 1 Dukuh. Cuaca yang mendung di Karangasem ternyata tidak membuat surut niat anak-anak untuk sekolah, kalo kami mungkin akan meringkuk di balik selimut sampe siang.. hehe.. Rata-rata anak-anak disana berjalan kaki kesekolah kurang lebih 10 Km. Bila beruntung ada truk pengangkut yang membawa mereka keatas sampe sekolah. Maklum, sekolah letaknya diatas.

Kami disambut oleh bapak guru dan beberapa murid kelas 4,5, dan 6 yang akan menjadi target penyuluhan kami. Penyuluhan kami salah satunya tentang “BAHAYA MEROKOK”. Mulailah kami melakukan diskusi 2 arah untuk melibatkan anak-anak dalam menjawab pertanyaan kami dan semakin mempermudah anak-anak untuk memahami. Mulailah teman-teman saya bertanya “Ayoooo adiik-adik, siapa yang tau bahaya merokok? dapet hadiaaah looohh!!”,ungkapnya. Terlihat satu orang mengacungkan tangan. Lalu segera saja dia menyebutkan “Merokok… uhm.. dapat menyebabkan Kanker, gangguan jantung….. apa ya? merokok dapat…lupa!” (wah, iklan sekali anak ini). “Kok tau dik?”, kata teman saya. “iya,, ibu saya jualan rokok..”, ungkap anak itu dengan polosnya.

siapa yang bisa jawaaabb?Setelah mendapatkan hadiahnya, teman saya melanjutkan pertanyaannya. “Sekarang siapa yang bisa menyebutkan 2 jenis perokok?”, tanya teman saya. Mulailah banyak yang ingin menjawab karena mendapatkan hadiah dari kami. Akhirnya satu orang anak maju dan menyebutkan “Sampoerna dan X-Mild”, katanya dengan bersemangat! Gubraaaakz… huahahaha.. “Adik-adik sekalian, jenis perokok ada dua, SATU perokok Aktif, DUA Perokok pasif, tapi gpp, karena sudah berani maju, kita kasih hadiah.. tepuk tangan semuaaaaaa”, saya melanjutkan. hehehe.  Penyuluhan berlangsung cukup menarik, karena melihat anak-anak tersebut antusias (semoga bukan hanya karena hadiahnya =p). More

DoLang (Dokter Petualang)

Kersoskes 35Kegiatan Kerja Sosial Kesehatan (KerSosKes) XXV yang dilaksanakan di Karangasem Kubu pada tanggal 29 Januari 2009 sampai 1 Februari 2009 merupakan kegiatan rutin Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang berlangsung dengan cukup baik. Setidaknya 1200 warga Karangasem-Bali mendapatkan kesempatan berobat gratis.

SpeCial thanks untuk bli Gede Nurhadi yang sudah menyumbangkan baju-baju layak pakai kepada kami, sehingga dapat disalurkan bagi warga yang membutuhkan 🙂

Day 1

Kami berangkat dari kampus dengan membawa semangat petualangan dan dedikasi tinggi terhadap almamater kami. Untuk mampu bersosialisasi dengan masyarakat dan membantu semampu kami, selain untuk mengasah soft skill kami. Tiba di tempat tujuan Desa Abalon yang menjadi tempat pembukaan sebelum nantinya kami 200 orang dipecah ke 6 titik. Yaitu Desa Batu Dawa (Long Stone-sebutan temen2), Batu Giling (Rolling stone), Nusu (Nusu Paradise), Bantas, Dukuh, dan Juntal. Hari pertama kami melakukan bersih-bersih sambil menyiapkan acara Pelayanan Kesehatan dan Peyuluhan yang menjadi agenda kerja utama kami. Bagaimana mengubah Pola Hidup Masyarakat. Kami menginap di Puskesmas Pembantu desa Dukuh, kebetulan saya kebagian di Desa Dukuh. Hmm.. mandi harus nimba dulu.. hehe kamar mandi terbatas hanya DUA. Jadi sambil menunggu giliran bersih-bersih dulu dan sembahyang. Malamnya masak-masak, bikin kopi, ngobrol-ngobrol lalu tidur. hehe. ga begitu dingin ternyata. More