unconditional love

satu jam saja aku dapat bermain denganmu aku sudah kangen..

satu luka di kakimu sudah membuatku sedih..

satu memar pertamamu sudah membuat jantungku berhenti..

satu malam tangisanmu yang aku tidak tahu sebabnya sudah membuat aku menangis…

tidak perduli 365 hari tidak tidur cukup, menyuapi, mengganti ratusan kali popok, dan tangismu… terbayar jika kau sehat nak 🙂 masih banyak ada kelanjutan akan ceritamu dipagi hari, dan bertahun-tahun kedepan yang akan mengisi blog ini dengan ceria.

Advertisements

Masih langit yang sama :)

Jika mata ini bisa menutup, sudah tentu aku dapat tidur dengan nyenyak malam ini. Tapi malamku tak kunjung datang. Saat matahari bersembunyi dibalik malam justru membuatku terjaga. Kau selalu membuatku memikirkanmu. Aku lelah! Hanya ada langit-langit yang kupandangi,tidak ada rembulan maupun bintang-bintang. Jika ini cinta yang harus dipikirkan, aku tidak akan bisa melewatinya. Cinta tidak ada rumusnya dan aku ingin memberimu lebih dari sekedar kata-kata yang terucap, menjelmakan alam yang berpendar keemasan saat kau tiba. Ketika matahari kulihat tenggelam dibalik cakrawala, aku tahu kita sedang melihat langit yang sama. Sayangku, selamat malam.

Kita berjumpa besok pagi, dan esok paginya lagi. Membiarkan dunia melihat cinta kita yang berpendar, sampai-sampai orang-orang heran dan urung memasuki dunia yang kita miliki. Masuklah, dan kau tidak punya alasan untuk pergi dariku.