DoLang (Dokter Petualang) 3- Last Chapter

The Show Must Go On.. Gyaaaaaaaaaa…. yang lebih membuat gila adalah supir Truk yang ga karuan-karuan nyetirnya. “Tobatlah kawan!!” kata teman saya berteriak diatas truk. Seakan bawa barang-barang dibelakang. Terombang-ambing, hujannya jg ga kenal ampun, lumayan jauh juga desa kami ke desa pusat tempat acara malam diadakan. Fiuh, setelah setengah jam main rollercoster, akhirnya sampe juga kami ditempat acara dengan basah kuyup dan pucat pasi. hahaha

Terhuyung-huyung kami semua turun dari truk, kasian yang sakit mata pada tambah berair matanya (Ah, iya.. lupa saya cerita kalo kami kena wabah sakit mata disana, banyak korban yg berjatuhan dari temen-temen. Untung saya ga kena.)

)Mempersiapkan Acara Malam Ramah-Tamah untuk temen-temen dan beberapa warga sekitar yang datang. Acara ini dibuka dengan Tari-tarian, lalu dilanjutkan dengan pemutaran Video KerSos, Accoustic, dan spontanitas dari warga.

maen kartu mengisi waktu Sambil menunggu undangan dateng lagi-lagi kami main kartu, makan malam dan berceloteh dengan temen-temen dari desa lain.. Total kurang lebih 246 mahasiswa yang mengikuti kegiatan Kersoskes, dan kami di dalam Aula besar ini bersama beratus-ratus orang. HOT!

Balinese dance..Beberapa tarian yang dibawakan yaitu tari Cendrawasih dan Tari Tenun.

*Accoustic time*

sayang gelap fotonya..

Acara malam berlangsung cukup meriah, dan berakhir pada pukul 11 malam. Semua menyerah dengan rasa lelah, beberapa mulai menggelar sleeping bag dan tidur pulas. Beberapa panitia masih mendiskusikan acara besok. Dan kami main Capzaaa dengan indahnya sampe pagi.. hahaha..

Day 4 – Wanna Go home..

*Plak!* wieeee banguuunn ooyyy”, kata Ririn temen sy..

“uh? jam brapa sih? kan jam 5 dsuruh bangun..”,kataku sambil meringkuk di dalem sleeping bag lagi.

“yeeee.. ni dah jam 5 dodol, maen kartu sampe pagi siih.. ikutan mandi ga? daripada mandi dsini pake aer laut, lengket, kerumah warga yok!”, katanya.

“l..o..a..d..i..n..g.. hooo… yayaya.. bentar, ngambil tas dl”, dengan enggan keluar dari sleeping bag..

-masuk ke mobil.. hoaahm.. masih ngantuk, kami ke tempat Bli Ngurah, tempat kami nambil konsumsi sehari-hari. Pernah menawarkan meminjamkan kamar mandinya kalau kita butuh🙂 baikknyaaaaaa-

sampai disana jam 05.15, berpikir, udah bangun belum ya?

“Om Swastiastuu..”, ucap kami..

“Om Swastiastuuu, ayo, meriki, masuk-masuk (ayo, kesini, silahkan masuk)”,kata Bli Ngurah

“eh, bli, kaden tiang durung metangi..(eh, bli, kirain belum bangun)”, kata saya [pake Indo aja yuk, males translate lg.. haha]

“iya, orang-orang disini jam 4 udah pada bangun, bentar ya dibuatin teh dulu, apa ada yang mau kopi?”, kata Bli Ngurah

“bih, merepotkan, cuma mau minjem kamar mandi..”, kata temen saya

“udah.. gapapa, sekalian ngobrol-ngobrol”, lanjutnya

Bli Ngurah dan GedeSambil giliran mandi, Bli Ngurah menceritakan keluh kesahnya menjadi guru di Sekolah, mengajar pencak silat di SMA dan menjadi guru Agama.  “Sulit sekarang jadi guru, gaji ga seberapa, tapi namanya aja guru ya dik ya.. katanya pahlawan tanpa tanda jasa, memang tak perlu pamrih, tapi kalo dipikir-pikir, gaji Rp.80.000, kita juga sudah berkeluarga, harus mutar otak untuk pekerjaan lain.” ungkapnya.

Kami hanya manggut-manggut tidak tau harus berkata apa. Sambil bercerita-cerita saya tertarik dengan beberapa babi kecil yang berkeliaran. Lucu-lucu, hehe.. seandainya aja punya hewan peliharaan kaya gitu.. :p

“Disini banyak yang minum alkohol atau arak, saya sih berusaha ga minum seperti begitu, karena selain ga baik buat kesehatan, kan dampaknya ke hari tua nanti. Selain itu bikin emosi juag, pernah dulu hampir bertengkar dengan sodara sendiri,”katanya.

“yah bli, cari hobi yang positif aja, sekarang kesehatan itu mahal.”, sahut teman saya.

berpose di depan kamar mandi “Silahkan dipakai, kamar mandi seadanya aja ya”, kata bli ngurah

“iya, suksma bli..”

-setelah itu dengan manisnya kami berfoto-foto ria mengabadikan setiap moment🙂 –

at paon.. haha..kitchenBli Ngurah Fam... ^^

Terima kasih kepada Bli Ngurah sekeluarga ^^v

Pukul setengah 7 pagi kami kembali ke Desa utama untuk mengadakan Penanaman bibit pohon dan Pelayanan Kesehatan gigi. Kami dibagi menjadi beberapa kelompok, dan sisanya tetap di desa untuk membersihkan aula dan bersiap-siap untuk pulang ke Denpasar.

Selesai bersih-bersih, kembali nge-game deh, sambil makan siang bersama temen-temen. Apalagi kartunya yahud.. haha, sambil main sambil belajar :p upps.. tak baik kalo dibicarakan disini.

karrrtuuu suuutr*** xp habis bersih-bersih, foto duluuuPersiapan pulang. uDah kangen tempat tidur dirumah…

Akhirnya acara penutupan berlangsung pukul 3 sore diiringi hujan badai, huks,, acara langsung dipindahkan ke dalam aula. Selesai acara penutupan kita langsung menuju Bus masing-masing menuju DeNpasar.

Saya naik mobil dibelakang mobil polisi dan bus berjalan beriringan. Pertama hanya ada 4 mobil pribadi termasuk saya di belakang bus. 1 jam kemudian..

“Loh? kok nambah? emang itu mobil temen kita ya?”,saya bertanya

“eh? perasaan tadi temen kita ga ada make mobil gituuu”, sahut teman saya.

“saliip, ayoo saliip, ni pasti orang mo ikutan di dalem iring-iringan supaya dapet nerobos lampu meraaah!”, ujar temen saya yang lain

“entar duluu, jalan masi rameee ga bisa nyaliiip”, kata Blad yang kebetulan mnyupir..

-Akhirnya setelah bekejar-kejaran sepanjang byPass I.B Mantra kesalip juga beberapa mobil dan 3 mobil itu cuma nebeng jalan bebas hambatan! huh. kesal kita-

begitu belok, eh, tiba2 ada ibu-ibu bawa mobil memotong jalan kita dan ikut dalam iring-iringan! Bikin EsMosi! seperti BAB yang tak tuntas! Hajar beuh!

-berusaha nyalip lagi-

“semua buka kacaaaaa”, kata saya

“WOOOIIIII,, SAPAAAA LOOOOOO!!”, teriak kami rame2..

si Ibu cengengesan.. senyam senyum. Kami puas! haha

heh? , kok si CRV (mobil si ibu) dibelakang kita, berusaha nyalip lagi. Kontan temen sy esmosi lagi.. hahaha

buka kaca “weeeekkkk… ga tau sopan santun”, katanya temen saya

eh, si ibu malah ikut menjulurkan lidah.. tidak berkepribinatangan sekali! huh! akhirnya dia menyerah dan tertinggal di traffic light berikutnya.

kaca mobil temen saya yang mobilnya di depan (nah lo?) terbuka dan mengacungkan jempol! Good Job! katanya.. haha

akhirnya sampai juga di Denpasar.. sudah kangen rumah, kangen kasur, saatnya hibernasi..🙂

Semoga Kerja Sosial yang rutin FK Udayana adakan dapat banyak bermanfaat, dan tentunya dapat menjadikan kami sebagai dokter-dokter yang berguna suatu saat nanti. Doakan yah kawan🙂

First! Do No Harm.. ^^

There are lives in our Hands.. Keep me in Line..

VIVA HIPPOCRATES!!

6 Comments (+add yours?)

  1. Id
    Feb 09, 2009 @ 03:23:47

    tobaat tobaaatt….mo kersos kok maen capza…..

    Reply

  2. rasti nie
    Feb 09, 2009 @ 08:20:36

    waaaaaaaaaaaaah, seru,,,,
    apalagi main chapza sampe pagi!!!!!

    Reply

  3. Wira Santosa
    Feb 10, 2009 @ 06:34:07

    Eh, sebelum mandi di rumah warga… sudah dicek? Ada kamera terpasang ga? Hihihih….😉

    Reply

  4. SIge
    Feb 10, 2009 @ 09:24:58

    “bih, merepotkan, cuma mau minjem kamar mandi..”, kata temen saya

    HAHAHA boonggg tuh…pasti numpang BAB yah..wakakakaa..alesan numpang mandi..hehehe..

    Reply

  5. imsuryawan
    Feb 18, 2009 @ 07:28:24

    seru2!!

    Reply

  6. The Gunk's
    Sep 26, 2009 @ 18:55:41

    Blogwalking………

    Pke nm DALANG (Dokter petuALANG) aja byr kren.
    Wkiki……..

    Mampir donk Bos ke gubukQ.
    Hihi……

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: