PPD 69 – (Dokter Nenggel part 1)

Tidak terasa PPD sudah berjalan 3 minggu. Kami kebanyakan menginap dirumah warga. Kebetulan saya mendapat di Desa Taman Bali bersama 40 teman lainnya di Banjar Guliang Kangin untuk mendata masalah kesehatan yang ada di desa tersebut. Kami tersebar di beberapa desa Taman Bali, yakni Truna, Siladan, Umanyar, Sidawa, Kuning,  dan lain-lain.

foto2 sebelum pembukaan🙂

Pembukaan PPD 69

Disini udara tidak begitu dingin, kecuali kalau kami menginap di Desa atas seperti Kubu, Pengotan dan sebagainya. Kebanyakan aku menghabiskan waktu bersama teman-teman di Desa Cempaga. Pertama kali mendapat PPD di kota Bangli, satu hal yang ibu khawatirkan adalah pada saat itu sedang Siaga 1 bentrok antara Kawan dan Songan.

Sekelumit pembicaraanku dengan ibu..

Ibu : “hati-hati disana lagi rawan bentrok. Gak usah nginap lah…”,katanya

Aku : “kan jauuhhh tempat kejadian sama tempat saya tidur.. tidur di Taman Bali kok!”, sahutku

Ibu : “aduh! Gimana sih, bentroknya kan di Taman Bali!!!”, (mulai histeris…)

Aku : “bukan di Kawan?? Kan di kota, Taman Bali kan jauh sebelum itu…”

Ibu : “IYA! Yang bentrok Kawan sama Songan, trus mereka berantem, ketemunya di Taman Bali!”.

Aku : “…………………………………” (terdiam.. lebih baik di ‘iya’-in aja supaya cepet selesai haha)

Eniwei.. Akhirnya dimulailah 1 minggu pertama dengan kegiatan tidak jelas. Pagi-pagi adalah kegiatanku adalah….. mengantre kamar mandi. Heuh. Akhirnya dari Cempaga aku turun ke Siladan untuk menumpang mandi di tempat lain karena saking banyaknya yang mengantre mandi. Setelah itu, absen dulu di kantor desa, nonton gosip. Selesai nonton gosip mostly spongebob, mencari sarapan, kemudian main kartu seharian. Duh. “ini ya PPD….”,keluhku.

spongebob time!

Hari berikutnya, kami diikut sertakan dalam rapat Ibu-ibu PKK, rapat kepala desa, rapat pemuda-pemudi dan lain-lain. Kami ikut membantu mengisi data-data penduduk dan kesehatan di desa. Banyak formulir isian yang membuatku malas sebenarnya untuk kerumah-rumah warga. Untungnya satu banjar hanya diwajibkan mengisi 10 data penduduk. Fiuh. Birokrasi. Aku benci.

Rapat bersama Dinas Kesehatan Kab. Bangli

Siang hari, memaksa perut kamu untuk mencari makan ke kota. Akhirnya kami makan di Bagong, makan ikan mujair nyanyad. Salah satu makanan wajib selama di Bangli. Aku sudah makan disana sejak bertugas di RSJ Bangli, termasuk di Warung Matsya dekat RSJ. Bicara kuliner di seputaran Bangli, belum semuanya kucoba. Pilihannya terbatas. Kadang sarapan pagi di nasi Bu Desek Babi Guling di KayuBihi, makan siang di kota (mujair, kadang sate, kadang chinese food), RM Jembatan Merah, Resto Apung di Kintamani, kalau bosan ya kami makan ayam taliwang di Gianyar. Hehehe.. Malam hari saatnya mencari makanan senggol Bangli, senggol Gianyar, kalau beruntung ada nasi Kajeng yang dulu katanya buka setiap Kajeng saja, tapi sekarang buka setiap 3 hari sekali J satenya enak! Jajanan bali juga kami cari di Bebalang dekat SD 2 Bebalang. Aneka jajanan bali seperti bubur sumsum, laklak, jaje segitiga, nasi bubuh, labu, ketan ada disana, buka dari jam 12 siang sampai jam 3 sore😀 menyenangkan! Aku sampai nambah 2 kali. Hahaha naik 4kg. duh. Kadang kami ke ubud untuk sekedar makan maupun eskrim Gelato. Yang ini bukan PPD banget, jangan ditiru :p

yummy🙂

Meskipun awalnya ada beberapa kendala dalam PPD, karena kami dikiranya seperti mahasiswa lainnya KKN 3 bulan yang bertugas membangun masalah fisik di desa, bukan mendata masalah kesehatan. Banyak yang beranggapan kami membuka stand kesehatan dan memberikan pengobatan gratis. Tapi sayang sekali program kami bukan seperti yang dimaksud oleh penduduk sekitar. Kebanyakan kami mendata masalah kesehatan, kadang kupikir untuk apa ada PPD, toh dulu kami sudah melaksanakan KerSosKes (Kerja Sosisal Kesehatan) dimana kami memberikan pengobatan dan pemeriksaan gratis di desa. PPD juga melatih kami untuk penganggulangan bencana alam. Seperti bencana massal Bom Bali atau Tsunami, yang aku harap tidak akan pernah terjadi. J

Berbekal pengalaman selama menjadi dokter muda, kami membina beberapa KK di masing-masing banjar untuk konsultasi di bidang kesehatan dan lain-lain yang nantinya akan kami jadikan laporan dan diujikan di akhir nanti.

ups,udah dipanggil temen..

gotta go! mau Penyuluhan dulu🙂 ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: