Acceptance :)

“aku kangen.”, ungkapnya..

Aku terdiam, ada rasa semburat rindu mengalir. Aku bingung, tidak tahu harus mengetik apa. karena aku yang biasanya mengatakannya lebih dulu. Ada rasa mengumpat di hati ingin memaki. “kenapa baru sekarang..”.

“aku sering ngobrol sama kamu kok. Telepati. Cuma kamu lebih banyak diam…’, kataku..  Aku tersentak dengan jawaban darinya “aku ga pergi kok, aku hanya menepi dan menunggu angin sejuk berhembus. Berhenti bersedih, tatap ke depan musim semi akan datang….”,jawabnya.

Sebenarnya aku tahu, kamu tidak pernah pergi. Hanya saja membencimu lebih mudah buatku untuk melewati hari esok. Sayang, aku tak pernah bisa membencimu. Setiap hari kamu mendominasi pikiranku. Aku seperti berhenti berfungsi, mematikan semua sel-sel otak untuk tidak berpikir.

Aku berduka. Aku Kehilangan.

Aku pernah membaca teori Elisabeth Kubler-Ross, “On death and Dying”, there is five discrete stages, that people do when they deal with tragedy, mostly grief or loosing someone..

DENIAL, ANGER, BARGAINING, DEPRESSION, and the last  ACCEPTANCE.

Aku melewati fase demi fase dengan jiwa yang kacau, tapi toh aku bisa melewatinya dan sampai saat ini masih tetap utuh. Aku sering berguman, mungkin masa depresiku sudah lewat yang ada hanya ikhlas dan menerima. Dengan tidak berharap apapun merupakan salah satu pertahanan diriku yang tersisa.  You said go, I said no… My heartbeat raise up and I stumble.. This is the last time, we’re together.. You kiss me.. You broke me.. You leave me.. There’s an ego in my mind and every of us have faith upon  something.. I want to synchronize my mind to reality.. Because my heart always fight with my mind.. and I don’t have any strength to face the truth.. Now I can smile eventhough its breaking🙂 I miss you. I really do…

 

3 Comments (+add yours?)

  1. Red
    Jul 21, 2011 @ 02:38:28

    Kalo siklusnya berulang lagi? Setelah penerimaan….si dia yg kembali melakukan hal yg membuat kita patah hati. Apa di fase oenerimaan ini membuat kita lebih kuat ? Atau kita tdk akan membiarkan diri kita menjadi rentan akan rasa putus asa? Share your thoughts sis…coz I’m far from acceptance phase🙂

    Reply

    • GungWie
      Jul 21, 2011 @ 14:52:35

      bisa aja, ada beberapa orang yang bahkan ga melewati fase dua. bisa aja dia langsung ke 3 ato 5, bahkan rentang waktu fase 1 pun tiap orang berbeda-beda.. tergantung bagaimana maturenya orang itu dan mekanisme pertahanan diri yang dia pakai. ada yang mekanisme pertahanan diri humoris, maka mungkin dia akan lebih mudah acceptance, dan melewati masa fase sebelumnya lebih cepat, atau mekanisme pertahanan diri penyangkalan, maka bisa aja dia akan lama berada pada fase denial..🙂 melewati tiap fase itu kita seperti naik tingkat ya, mungkin bukan kuat tapi lebih menerima kenyataan dan life must go on.. berbahagialah😀

      Reply

  2. aprian
    Jul 22, 2011 @ 12:34:48

    What doesn’t kill you, make you stronger or …. crazy😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: