pagi,jangan pergi…

Aku ingin mengembalikan waktu, bukan untuk merubah segalanya. Aku hanya ingin melihat bahwa dirinya pernah bahagia. Sampai nanti ketika aku menemukanmu sedang meretas luka aku akan menunggu sampai luka itu mengering. Awan hitam bergelayut manja, meneteskan hujan saat aku duduk menunggu, aku selalu suka melihat senyummu. Meraihku masuk dan mendekap hangat saat hujan deras membasahiku. Bagi jiwamu yang tumbuh dewasa, dan memulihkan semua duka dan luka masa lalu. Dingin. Kuambil sebatang rokok, kuhisap perlahan sambil melihatmu dari dekat. Ingin rasanya kuhapus rasa sedih dan menggantinya dengan tawa. Ketika hidup berjalan biasa- biasa saja, rasa senang mudah sekali terbaca. Kugenggam tangannya tanpa bersuara, menanti pagi datang membawa cahaya. “Pagi,jangan pergi…”,lirihku. Biarkan kebahagiaan selalu mengisi jiwanya yang sedang bertumbuh.

Advertisements