Ceritakan Padaku

Ini.. Pantai.. Untukmu

Ini.. Pantai.. Untukmu

Ini.. kubawakan segenggam pasir Pantai Serangan
Tapi entah kenapa, selalu saja lepas disela jemariku

Kurasa aku menggenggamnya terlalu keras..

Ini.. kubawakan engkau langit biru lengkap dengan mataharinya
Tapi entah kenapa selalu ditutupi awan ketika itu

Baiklah, kucari saja cerita tentang kita
Tapi tidak pernah ada

Akhirnya aku memutuskan untuk pulang dengan sepedaku tentunya..

Menyimpan semua dengan mataku
Untuk kuceritakan padamu

2 Comments (+add yours?)

  1. rainisfalling
    Sep 10, 2008 @ 18:37:30

    pasir itu jatuh, dan waktu telah memungutnya, seperti semut yang membawa butiran gula… dia berenang dan ikut arus laut lepas, dan tertangkap nelayan…

    kata nelayan “sedang apa kalian ditengah samudra?”
    butiran waktu itu berkata “aku adalah cinta, dari seorang hawa yang merindukan adamnya, dari samudra yang merindukan pantai-pantainya”

    siapakah sang adam itu , sungguh karunia dan nikmat Tuhan untuknya.
    “iya dia karunia dan nikmat Tuhan, naiklah ke perahuku. karunia dan nikmat Tuhan ada diseberang sana. Kukan antarkan engkau padanya, masuklah ke cawan ku”

    Karunia dan nikmat Tuhan itu pun berkata
    “sungguh, telah kuterima pantai itu dan ada disini, dihatiku”

    Reply

  2. gdwgdw
    Sep 14, 2008 @ 14:44:27

    @rainisfalling :
    kisah seorang perempuan :)pada lelaki diujung jalan itu..
    walau hujan.. dia masih melambai..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: