-No Title-

Sebenarnya kenapa malam

Senja dihitung tinggal hari

Dipelupuk mata kita berada

Sampai mati di hari ini

Hembusan angin di dermaga

Tak henti-hentinya kau berlayar

Jauh di sisi sana

Aku menatapmu

Yang aku butuhkan kesetiaan

Yang kau butuhkan kepastian

Yang aku butuhkan pengertian

Yang kau butuhkan kebebasan

Maka pergilah…

6 Comments (+add yours?)

  1. Bukan Winardi
    May 15, 2008 @ 16:31:25

    Wah anak Dimorphic ya? Salam buat Clyra ya huehehehe … Kenal ga ama dia?

    Reply

  2. imsuryawan
    May 16, 2008 @ 00:37:26

    beh, Gung Dewi anak anginkah ini???

    Reply

  3. Bukan Winardi
    May 16, 2008 @ 03:47:24

    Kok ga keliatan comments saya di recent comment ya? Ada apa ini ya dengan blog ne huehehehehe … Ingat salam ne ya …

    Reply

  4. gdwgdw
    May 17, 2008 @ 01:56:37

    –> iya, anak angin bro.. hehe

    –> kenal ko ma clyra, tapi beda kelas.. okd, ntar disampein..

    Reply

  5. Bukan Winardi
    May 17, 2008 @ 17:05:20

    wuih ternyata sodaranya bli sur ya. salam kenal ya mbak gung wie …

    Reply

  6. gdwgdw
    May 18, 2008 @ 06:56:09

    salam kenal juga, bukan sodara, tapi anak buahnya dulu di teater angin.. hehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: